Analtram
Tramadol HCl + Paracetamol
Deskripsi & Manfaat
Analtram adalah obat kombinasi yang mengandung tramadol hidroklorida dan parasetamol (asetaminofen) yang digunakan untuk mengatasi nyeri sedang hingga berat. Kombinasi dua mekanisme analgesik ini memberikan efek sinergis sehingga pengendalian nyeri lebih efektif dengan dosis opioid yang lebih rendah.
Indikasi Obat
- Nyeri sedang hingga berat yang tidak cukup teratasi dengan analgesik non-opioid tunggal
- Nyeri pasca operasi
- Nyeri muskuloskeletal akut
- Nyeri akibat osteoartritis
- Nyeri punggung bawah akut
- Nyeri gigi yang berat
- Nyeri akut lainnya yang memerlukan kombinasi analgesik opioid dan non-opioid
Dosis & Aturan Pakai
Dewasa
- Dewasa: 1-2 tablet setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 8 tablet per hari (setara tramadol 300 mg + paracetamol 2600 mg)
- Dosis awal yang dianjurkan: 1 tablet, dapat ditingkatkan sesuai respons
- Interval minimal antar dosis: 4 jam
Anak-Anak
- Anak di atas 12 tahun: Dosis sama dengan dewasa, yaitu 1 tablet setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 8 tablet per hari
- Anak di bawah 12 tahun: Tidak direkomendasikan
Lansia / Gangguan Organ
- Lansia: Mulai dengan dosis terendah 1 tablet setiap 6 jam, interval dosis diperpanjang, maksimal 4-6 tablet per hari
- Gangguan ginjal (CrCl < 30 mL/menit): Interval dosis diperpanjang menjadi setiap 12 jam, maksimal 4 tablet per hari
- Gangguan hati: Dosis dikurangi dan interval diperpanjang, hindari pada gangguan hati berat
- Tidak memerlukan penyesuaian dosis pada gangguan ginjal ringan
Aturan Pakai
Tablet ditelan utuh dengan segelas air putih. Dapat diminum dengan atau tanpa makanan, namun disarankan diminum setelah makan untuk mengurangi risiko mual. Jangan mengunyah, menghancurkan, atau membelah tablet. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi sesingkat mungkin.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu
Mengemudi
Berpengaruh
Jangan mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap tramadol, parasetamol, atau komponen lain dalam formulasi
- Gangguan hati berat atau gagal hati
- Epilepsi yang tidak terkontrol
- Intoksikasi akut alkohol, obat hipnotik, analgesik sentral, opioid, atau psikotropika
- Penggunaan bersamaan atau dalam 14 hari terakhir dengan inhibitor MAO
- Gagal napas berat atau depresi pernapasan
- Anak di bawah 12 tahun
- Obstruksi saluran cerna termasuk ileus paralitik
Efek Samping
- Mual dan muntah
- Pusing atau vertigo
- Mengantuk dan sedasi
- Konstipasi (sembelit)
- Sakit kepala
- Mulut kering
- Berkeringat berlebih
Detail Produk
Golongan Obat
Obat Keras
Bentuk Sediaan
Harga
Manufaktur
PT Interbat
PT Lapi Laboratories
No. Registrasi BPOM
DTL0618521804A1
Verifikasi di BPOM →
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Tidak boleh digunakan setelah tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- MIMS Indonesia 2024
- ISO Indonesia Volume 52
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia
- Martindale: The Complete Drug Reference, 40th Edition
- British National Formulary (BNF) 86, 2024
- Pedoman Penggunaan Obat