12 Poltekkes yang Ada Jurusan Farmasi di Indonesia
Kalau kamu lagi cari-cari info soal kuliah farmasi tapi budget terbatas, Poltekkes Kemenkes mungkin nama yang sering kamu dengar — tapi belum terlalu kamu pahami.
Wajar, banyak yang masih bingung bedanya Poltekkes dengan universitas biasa, atau bahkan mengira Poltekkes itu sekolah ikatan dinas yang bikin kamu langsung jadi PNS.
Spoiler: bukan.
Poltekkes atau Politeknik Kesehatan Kemenkes adalah perguruan tinggi vokasi milik pemerintah yang berada di bawah Kementerian Kesehatan RI. Fokusnya satu: mencetak tenaga kesehatan yang siap kerja. Bukan teoritisi, tapi praktisi. Dan farmasi adalah salah satu jurusan paling diminati di sana.
Di halaman ini, kita akan bahas daftar poltekkes yang ada jurusan farmasi di seluruh Indonesia, apa yang kamu pelajari di sana, berapa biayanya, dan setelah lulus bisa kerja di mana.
DAFTAR ISI:
- Apa Itu Jurusan Farmasi di Poltekkes?
- Daftar Poltekkes yang Ada Jurusan Farmasi di Indonesia
- Syarat dan Cara Masuk Jurusan Farmasi Poltekkes
- Biaya Kuliah Jurusan Farmasi di Poltekkes
- Kurikulum dan Mata Kuliah Jurusan Farmasi Poltekkes
- Prospek Kerja Lulusan Jurusan Farmasi Poltekkes
- Kenapa Memilih Poltekkes untuk Jurusan Farmasi?
- Tips Memilih Poltekkes Jurusan Farmasi yang Tepat
- FAQ tentang Poltekkes Jurusan Farmasi
- Penutup
- Daftar Pustaka
Apa Itu Jurusan Farmasi di Poltekkes?
Program studi yang paling umum tersedia di Poltekkes adalah D3 Farmasi, dengan lama studi tiga tahun atau enam semester. Setelah lulus, kamu mendapatkan gelar Ahli Madya Farmasi (A.Md.Far.) dan status resmimu adalah Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).
Total beban studi D3 Farmasi di Poltekkes adalah 108 SKS — 86 SKS kurikulum nasional yang seragam di semua Poltekkes, ditambah 22 SKS kurikulum institusional yang bisa berbeda-beda tiap kampus tergantung keunggulan lokalnya.
Satu hal penting yang sering bikin orang salah paham: lulusan D3 Farmasi bukan apoteker.
Apoteker butuh S1 Farmasi plus pendidikan profesi tambahan. Tapi itu bukan berarti TTK kerjanya terbatas — justru sebaliknya, silakan lanjut baca biar lebih paham.
Poltekkes juga bukan ikatan dinas. Kamu tidak terikat kontrak kerja dengan pemerintah setelah lulus. Ijazahnya diakui setara PTN/PTS, kamu bebas melamar ke mana saja — swasta, BUMN, atau pemerintah.
Daftar Poltekkes yang Ada Jurusan Farmasi di Indonesia
Per 2026, ada puluhan Poltekkes Kemenkes yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak semuanya punya jurusan farmasi, tapi cukup banyak.
Berikut daftar yang sudah terverifikasi dari situs resmi masing-masing kampus.
Poltekkes Jurusan Farmasi di Sumatera
Poltekkes Kemenkes Aceh

Poltekkes Kemenkes Aceh punya Jurusan Farmasi D3 yang aktif menyelenggarakan kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Salah satu yang menarik dari Poltekkes Aceh adalah penekanan pada pengembangan produk herbal, sesuai dengan kekayaan tanaman obat lokal di wilayah itu.
Poltekkes Kemenkes Medan

Poltekkes Kemenkes Medan adalah salah satu Poltekkes besar di Sumatera.
Jurusan Farmasinya sudah mendapat akreditasi B (Baik Sekali) dan visinya cukup spesifik: menghasilkan tenaga vokasi farmasi yang kompeten dalam pengembangan pelayanan kefarmasian berbasis teknologi, dengan penekanan pada kesehatan ibu, bayi, dan anak.
Poltekkes Kemenkes Jambi

Poltekkes Kemenkes Jambi memiliki Prodi D3 Farmasi yang izin operasionalnya baru turun pada 24 September 2018.
Prodi ini sebelumnya beroperasi sebagai Akademi Farmasi (AKFAR) Provinsi Jambi di bawah UPTD Kesehatan.
Keunggulannya ada di pengembangan obat tradisional, yang cocok dengan potensi herbal di Jambi.
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang layak disebut secara khusus: ini adalah satu-satunya PTN yang punya program studi farmasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kurikulumnya dirancang dengan kekhususan pada penanganan masalah kefarmasian di wilayah kepulauan — sesuatu yang tidak kamu temukan di tempat lain.
Poltekkes Jurusan Farmasi di Jawa
Poltekkes Kemenkes Jakarta II

Poltekkes Kemenkes Jakarta II adalah salah satu yang paling berpengalaman.
Prodi D3 Farmasinya berdiri sejak 1998, awalnya sebagai Akademi Farmasi Departemen Kesehatan, lalu resmi bergabung ke Poltekkes pada 2001.
Fokusnya mencakup pelayanan kefarmasian, produksi sediaan farmasi, hingga distribusi — cakupan yang cukup lengkap.
Poltekkes Kemenkes Bandung

Poltekkes Kemenkes Bandung punya tujuh jurusan, dan farmasi adalah salah satunya.
Poltekkes ini merupakan gabungan dari 12 akademi kesehatan di Jawa Barat yang dikonsolidasi menjadi satu institusi — jadi punya basis yang kuat dan jaringan alumni yang lebar.
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berdiri pada 2013 dan sudah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2008 sejak 2015.
Yang menarik, angkatan pertama yang lulus pada 2016 punya rata-rata IPK 3,39 dan sekitar 95% dari mereka sudah bekerja dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah wisuda.
Di sini mahasiswa juga aktif membuat produk herbal sendiri — mulai dari hand sanitizer ekstrak rosella sampai lotion berbahan bahan alami.
Poltekkes Kemenkes Solo (Polkesta)

Poltekkes Kemenkes Solo (Polkesta) menonjol di bidang kewirausahaan farmasi.
Visi mereka jelas: menghasilkan ahli madya farmasi yang punya jiwa entrepreneur, menguasai farmasi bahan alam, dan mampu melakukan KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) di layanan kefarmasian.
Kalau kamu tertarik buka apotek atau usaha produk herbal sendiri setelah lulus, ini pilihan yang patut dipertimbangkan.
Poltekkes Jurusan Farmasi di Kawasan Timur Indonesia
Poltekkes Kemenkes Makassar

Poltekkes Kemenkes Makassar punya sejarah panjang di bidang farmasi.
Awalnya adalah Sekolah Menengah Farmasi Depkes di Jalan Baji Gau, Makassar, yang kemudian naik jenjang menjadi Akademi Farmasi, dan pada 2001 bergabung ke dalam Politeknik Kesehatan Depkes Makassar.
Program D3 Farmasinya sudah berjalan lama dan terstruktur dengan baik.
Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Poltekkes Kemenkes Gorontalo adalah satu dari 32 Politeknik Kesehatan Kemenkes di Indonesia yang memiliki prodi farmasi.
Lokasinya di Gorontalo membuatnya menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa dari kawasan Sulawesi bagian utara dan tengah.
Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang (Lampung)

Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang (Lampung) punya delapan jurusan, dan farmasi adalah salah satunya.
Kampus ini juga aktif membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027.
Poltekkes Kemenkes Jayapura

Poltekkes Kemenkes Jayapura menawarkan D3 Farmasi dengan kurikulum yang dirancang untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan Papua — termasuk penanganan penyakit tropis.
Laboratoriumnya disebut sudah modern, dan pengajarnya punya pengalaman lapangan di wilayah timur Indonesia.
Syarat dan Cara Masuk Jurusan Farmasi Poltekkes
Sejak 2025, seleksi masuk Poltekkes Kemenkes dikenal dengan nama SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru). Nama ini menggantikan istilah SIMAMA yang sebelumnya digunakan.
Tapi sistemnya pada dasarnya sama: ujian berbasis komputer (CBT) yang digelar secara nasional dan serentak.
Ada beberapa jalur yang bisa kamu pilih.
- SPMB Bersama adalah jalur utama lewat tes tertulis nasional.
- Jalur Prestasi terbuka khusus untuk siswa kelas XII yang punya rekam jejak prestasi akademik atau non-akademik.
- Jalur Mandiri Reguler untuk pendaftar umum. Dan ada
- Jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang diperuntukkan bagi lulusan D3 yang ingin melanjutkan ke D4.
Syarat umumnya:
- WNI
- Lulusan SMA/MA/SMK jurusan yang relevan (IPA lebih diutamakan untuk farmasi)
- Usia maksimal 25 tahun per 1 Juli tahun berjalan, dan
- Berbadan sehat.
Untuk jurusan farmasi, tidak ada persyaratan tinggi badan minimum — berbeda dengan Keperawatan atau Kebidanan yang punya ketentuan tersendiri.
Soal buta warna, ini yang sering ditanyakan.
Secara umum, jurusan farmasi mensyaratkan tidak buta warna — karena banyak pekerjaan di lab yang membutuhkan kemampuan membedakan warna larutan atau indikator.
Cek lagi ke masing-masing Poltekkes karena kebijakan bisa berbeda.
Biaya seleksi SPMB berkisar Rp125.000 sampai Rp150.000. Pendaftaran dilakukan online di spmb-poltekkes.kemkes.go.id.
Satu hal yang sering dilupakan: lulusan SMK Farmasi atau Sekolah Menengah Farmasi (SMF) punya nilai lebih saat mendaftar.
Mereka sudah punya dasar ilmu kefarmasian sejak SMA, jadi secara praktik sudah selangkah lebih maju dari lulusan SMA IPA umum.
Biaya Kuliah Jurusan Farmasi di Poltekkes
Ini salah satu daya tarik paling menonjol Poltekkes.
Biaya kuliah menggunakan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang besarannya ditentukan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga, bukan dipukul rata untuk semua mahasiswa.
Berdasarkan data yang tersedia per 2026, estimasi biaya per semester di beberapa Poltekkes jurusan farmasi adalah sebagai berikut:
- Poltekkes Aceh berkisar Rp2.400.000–Rp3.200.000.
- Poltekkes Banjarmasin di kisaran yang sama (dengan Poltekkes Aceh).
- Poltekkes Bandung Rp4.600.000–Rp9.000.000.
- Poltekkes Jakarta II sekitar Rp5.800.000–Rp6.800.000.
- Poltekkes Denpasar di angka Rp5.200.000–Rp6.200.000.
Bandingkan dengan kampus swasta (PTS) yang umumnya memecah tagihan jadi beberapa komponen: uang pangkal satu kali saja bisa Rp4 juta sampai Rp25 juta, ditambah SPP per semester Rp3,5 juta sampai Rp15 juta.
Jelas beda jauh.
Untuk yang punya keterbatasan finansial, tersedia KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar) yang bisa menanggung biaya kuliah bahkan memberikan biaya hidup bulanan. Masing-masing Poltekkes juga biasanya punya beasiswa prestasi sendiri.
Cek langsung ke bagian kemahasiswaan Poltekkes yang kamu incar.
Kurikulum dan Mata Kuliah Jurusan Farmasi Poltekkes
Mau tahu kuliah apa saja selama tiga tahun?
Kurikulum D3 Farmasi di Poltekkes terbagi dua: kurikulum nasional (berlaku seragam di semua Poltekkes) dan kurikulum institusional (beda-beda tergantung kampus).
Mata kuliah inti yang hampir pasti ada di semua Poltekkes jurusan farmasi antara lain:
- Farmakologi dan Toksikologi
- Teknologi Farmasi (sediaan padat, cair, semisolid)
- Farmakognosi untuk mempelajari bahan alam dan tanaman obat
- Farmasi Klinik dan Komunitas
- Kimia Farmasi atau Farmakokimia
- Biologi Farmasi
- Farmasi Instrumen dan Analisis, serta
- Manajemen dan Distribusi Obat.
Selain kelas teori, kamu wajib menjalani praktikum di laboratorium secara intensif — Lab Teknologi Farmasi, Lab Farmakokimia, Lab Biologi Farmasi, Lab Farmasi Instrumen, sampai Lab Farmasi Klinik dan Komunitas.
Dan di semester akhir, ada Praktik Kerja Lapangan (PKL) di apotek atau instalasi farmasi rumah sakit. Ini bukan sekadar formalitas ya, pengalaman PKL sering jadi jembatan langsung menuju pekerjaan pertama.
Prospek Kerja Lulusan Jurusan Farmasi Poltekkes
Pertanyaan paling penting: setelah lulus, kerja apa?
Lulusan D3 Farmasi Poltekkes diakui sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).
Secara resmi, ada empat profil lulusan yang diakui: pelaksana pelayanan kefarmasian, pelaksana produksi sediaan farmasi, pelaksana distribusi sediaan farmasi, dan asisten penelitian.
Plus satu lagi yang banyak dikembangkan beberapa Poltekkes: wirausaha di bidang farmasi.
Dalam praktiknya, lulusan D3 Farmasi bekerja di apotek (membantu apoteker dalam pelayanan resep dan non-resep), instalasi farmasi rumah sakit, puskesmas, klinik, dan industri farmasi.
Di industri, mereka terlibat dalam proses produksi obat mengacu pada CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dan CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik).
Di luar itu, ada juga peluang di BPOM, industri kosmetik, industri makanan, lembaga penelitian, dan jalur PNS/ASN.
Kemenkes rutin membuka formasi CPNS dan PPPK untuk tenaga teknis kesehatan — dan lulusan D3 Farmasi masuk dalam kategori yang dibutuhkan.
Soal gaji, ini memang sangat tergantung sektor dan lokasi. Secara umum, rentang gaji awal lulusan D3 Farmasi berkisar Rp3 juta sampai Rp8 juta per bulan. Di industri farmasi atau BUMN, angkanya bisa lebih tinggi seiring pengalaman bertambah.
Dan kalau kamu ingin lanjut kuliah setelah D3, jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) memungkinkan kamu langsung masuk D4 atau bahkan mengambil jalan menuju Profesi Apoteker — meski ini butuh S1 Farmasi terlebih dahulu.
Kenapa Memilih Poltekkes untuk Jurusan Farmasi?
Bukan berarti kampus swasta jelek — tapi ada beberapa alasan konkret kenapa Poltekkes layak dipertimbangkan serius.
Pertama, biaya kuliah jelas lebih terjangkau dengan standar yang dikontrol Kemenkes.
Kedua, kurikulum nasionalnya seragam — artinya kualitas pendidikan tidak terlalu jauh berbeda antar-Poltekkes.
Ketiga, fasilitas laboratorium di Poltekkes umumnya lengkap: Lab Teknologi Farmasi, Lab Farmakokimia, Lab Biologi Farmasi, Lab Farmasi Instrumen, Lab Farmasi Klinik dan Komunitas, sampai lab bahasa dan komputer.
Keempat, tenaga dosen minimal berpendidikan S2 dengan latar belakang kefarmasian profesional.
Yang juga perlu diketahui: akreditasi banyak prodi farmasi Poltekkes sudah berada di level B (Baik Sekali) atau bahkan Unggul versi BAN-PT.
Poltekkes Tasikmalaya, misalnya, bahkan punya sertifikasi ISO 9001. Itu bukan sekadar angka di kertas — ini soal standar proses pendidikan yang bisa dipertanggungjawabkan.
Satu hal lagi yang sering diabaikan: jaringan.
Poltekkes punya mitra langsung dengan rumah sakit pemerintah, puskesmas, dan instalasi kesehatan Kemenkes di seluruh Indonesia.
Ini membuka peluang PKL, penelitian, dan penyerapan kerja yang lebih terstruktur dibanding banyak kampus swasta.
Tips Memilih Poltekkes Jurusan Farmasi yang Tepat
Dengan banyaknya pilihan, gimana cara memilih yang paling sesuai?
Mulai dari status akreditasi. Cek di PDDikti (pddikti.kemdikbud.go.id) untuk memverifikasi status prodi farmasi di Poltekkes yang kamu incar — pastikan terdaftar aktif dan cek nilai akreditasinya.
Unggul atau A adalah yang terbaik, tapi B juga sudah sangat baik.
Pertimbangkan lokasi dan biaya hidup. Kuliah di Jakarta atau Bandung jelas lebih mahal dari sisi biaya hidup dibanding Jambi atau Gorontalo — meski UKT-nya mungkin mirip.
Hitung total pengeluaran, bukan hanya biaya kuliah.
Cek keunggulan spesifik tiap Poltekkes.
- Kalau kamu tertarik di obat herbal, Poltekkes Jambi atau Poltekkes Aceh lebih relevan.
- Kalau mau fokus wirausaha farmasi, Polkesta Solo punya track record di situ.
- Kalau ingin keunggulan teknologi dan pelayanan klinis, Poltekkes Medan atau Jakarta II bisa jadi pilihan.
Lihat juga tingkat penyerapan kerja lulusan — kalau bisa minta data dari Poltekkes langsung atau tanya ke mahasiswa/alumni di media sosial.
Data Poltekkes Tasikmalaya yang 95% lulusannya bekerja dalam 3 bulan adalah salah satu angka yang konkret dan bisa dijadikan pembanding.
FAQ tentang Poltekkes Jurusan Farmasi
D3 Farmasi di Poltekkes ditempuh selama 3 tahun atau 6 semester dengan total 108 SKS. Tidak ada percepatan resmi, tapi beberapa kampus punya program RPL untuk mahasiswa yang sudah punya pengalaman relevan sebelumnya.
Tidak langsung. Gelar D3 Farmasi adalah Ahli Madya Farmasi (A.Md.Far.) dengan status Tenaga Teknis Kefarmasian — bukan apoteker. Untuk menjadi apoteker, kamu perlu menempuh S1 Farmasi (gelar S.Farm.) lalu dilanjutkan Pendidikan Profesi Apoteker. Lulusan D3 bisa mengejar jalur ini lewat RPL ke D4 atau jalur penyetaraan ke S1.
Poltekkes fokus pada pendidikan vokasi (D3/D4) dengan pendekatan praktis dan orientasi kerja langsung, di bawah pengawasan Kemenkes. Universitas umumnya menawarkan S1 hingga Profesi Apoteker dengan pendekatan lebih akademis. Kalau tujuanmu cepat masuk dunia kerja dengan biaya terjangkau, D3 di Poltekkes masuk akal. Kalau ingin jadi apoteker dan punya kapasitas waktu dan finansial lebih, jalur S1 universitas lebih tepat.
Ada. KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar) tersedia dan bisa menanggung biaya kuliah penuh plus biaya hidup bulanan bagi yang memenuhi syarat. Selain itu, masing-masing Poltekkes biasanya punya beasiswa prestasi atau bantuan biaya studi sendiri. Cek langsung ke bagian kemahasiswaan Poltekkes yang kamu tuju.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui spmb-poltekkes.kemkes.go.id. Ada beberapa jalur: SPMB Bersama (tes nasional CBT), Jalur Prestasi, Jalur Mandiri, dan Jalur RPL. Biaya seleksi sekitar Rp125.000–Rp150.000 tergantung jalur yang dipilih.
Bisa, dan bahkan punya keunggulan. Lulusan SMK Farmasi atau Sekolah Menengah Farmasi (SMF) sudah punya dasar ilmu kefarmasian yang relevan. Di beberapa Poltekkes, latar belakang ini diperhitungkan dalam seleksi. Pastikan jurusan SMK-mu termasuk dalam kategori yang diterima oleh Poltekkes yang kamu tuju.
Penutup
Kalau kamu serius ingin kuliah farmasi dengan biaya yang masuk akal, jalur yang terstandarisasi, dan prospek kerja yang nyata — poltekkes yang ada jurusan farmasi adalah pilihan yang patut dipertimbangkan serius, bukan sekadar alternatif terakhir.
Dari Aceh sampai Jayapura, pilihan tersedia. Yang membedakan bukan hanya lokasi, tapi keunggulan spesifik tiap kampus.
Tugas kamu adalah mencocokkan minat, rencana karir, dan situasi finansialmu dengan profil masing-masing Poltekkes.
Langkah praktisnya sederhana: cek akreditasi prodi di PDDikti, verifikasi jadwal SPMB di situs resmi Kemenkes, dan kalau perlu hubungi langsung bagian penerimaan mahasiswa baru Poltekkes yang kamu incar. Jangan cuma mengandalkan brosur — tanya ke alumni atau mahasiswa aktif di media sosial mereka.
Daftar Pustaka
- Poltekkes Kemenkes Jambi. Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Jambi. Diakses 2026. https://poltekkesjambi.ac.id/jurusan-farmasi/
- Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Jurusan Farmasi. Diakses 2026. https://poltekkestasikmalaya.ac.id/jurusan-prodi/jurusan-farmasi/
- Poltekkes Kemenkes Aceh. Jurusan Farmasi. Diakses 2026. https://farmasi.poltekkesaceh.ac.id/
- Poltekkes Kemenkes Medan. Jurusan Farmasi Polkesmed. Diakses 2026. https://pharmacy.poltekkes-medan.ac.id/
- Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Farmasi — Program Studi D3 Farmasi. Diakses 2026. https://far.poltekkesjkt2.ac.id/
- Poltekkes Kemenkes Jayapura. Jurusan Farmasi. Diakses September 2024. https://poltekkesjayapura.ac.id/jurusan-farmasi/
- Poltekkes Kemenkes Makassar. Profil Jurusan Farmasi. Diakses 2026. https://portal.poltekkes-mks.ac.id/profil-jurusan/farmasi/
- Poltekkes Kemenkes Solo (Polkesta). Farmasi. Diakses 2026. https://www.poltekkes-solo.ac.id/farmasi-1.html
- Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang. D3 Farmasi — Program Studi. Diakses 2026. https://pmb.poltekkespangkalpinang.ac.id/program-studi-detail/detail/48401
- Poltekkes Kemenkes Bandung. Jurusan Farmasi. Diakses 2026. https://poltekkesbandung.ac.id
- Poltekkes Kemenkes Gorontalo. SPMB — Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru. Maret 2026. https://poltekkesgorontalo.ac.id/sipenmaru/
- Halodoc. Gelar D3 Farmasi: A.Md.Far. dan Prospek Karirnya. Februari 2026. https://www.halodoc.com/artikel/gelar-d3-farmasi-a-md-far-dan-prospek-karirnya
- IIK Bhakta. Kuliah 3 Tahun, Bagaimana Prospek Kerja D3 Farmasi? Februari 2024. https://iik.ac.id/blog/2024/02/28/kuliah-3-tahun-bagaimana-prospek-kerja-d3-farmasi/
- Ukom Academy. 10 Prospek Kerja Lulusan Farmasi (D3 Hingga Profesi). Oktober 2023. https://www.blog.ukomacademy.com/10-prospek-kerja-lulusan-farmasi/
- Sevenstar Indonesia. Biaya Kuliah D3 Farmasi Terbaru. Februari 2026. https://www.sevenstarindonesia.com/2026/02/biaya-kuliah-d3-farmasi-terbaru.html
- PDDikti Kemdikbud. Pangkalan Data Pendidikan Tinggi — Verifikasi Program Studi. https://pddikti.kemdikbud.go.id