

Omeproksil
Ciprofloxacin hydrochloride


Omeproksil Obat Apa?
Omeproksil adalah obat keras antibiotik golongan fluorokuinolon yang mengandung ciprofloxacin 500 mg. Obat ini digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri termasuk infeksi saluran kemih, saluran cerna, saluran napas, kulit, tulang, dan sendi.
Dosis Omeproksil
Dewasa- Infeksi saluran kemih ringan-sedang: 250 mg, 2 kali sehari
- Infeksi saluran kemih berat: 500 mg, 2 kali sehari
- Infeksi saluran napas, kulit, jaringan lunak, tulang, dan sendi ringan-sedang: 500 mg, 2 kali sehari
- Infeksi berat: 750 mg, 2 kali sehari
- Gonore akut: 250 mg dosis tunggal
- Infeksi saluran cerna: 500 mg, 2 kali sehari
- Anak-anak: penggunaan harus sangat hati-hati dan berdasarkan anjuran dokter karena ciprofloxacin dapat mempengaruhi perkembangan tulang rawan.
- Dosis anak (untuk indikasi tertentu): 10-20 mg/kg berat badan per dosis, 2 kali sehari, maksimal 750 mg per dosis
- Lansia: mulai dengan dosis lebih rendah dan pantau fungsi ginjal secara berkala
- Gangguan ginjal sedang (CrCl 30-50 mL/menit): 250-500 mg setiap 12 jam
- Gangguan ginjal berat (CrCl <30 mL/menit): 250-500 mg setiap 18 jam
- Gangguan hati berat: gunakan dengan hati-hati
Aturan Pakai
Konsumsi Omeproksil sesuai petunjuk dokter. Telan kaplet utuh dengan segelas air putih. Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, namun hindari mengonsumsi bersama susu atau produk kalsium tinggi karena dapat mengurangi penyerapan obat. Minum banyak cairan selama terapi. Habiskan seluruh antibiotik sesuai masa terapi.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap ciprofloxacin atau antibiotik golongan kuinolon lainnya
- Penggunaan bersamaan dengan tizanidine
- Anak dan remaja sebelum akhir fase pertumbuhan (kecuali atas indikasi khusus dokter)
- Miastenia gravis (peringatan keras)
- Riwayat ruptur tendon akibat fluorokuinolon
Efek Samping Omeproksil
- Mual dan muntah
- Diare
- Sakit perut
- Pusing dan sakit kepala
- Gangguan tidur
- Reaksi kulit (ruam, gatal)
- Perubahan warna urin
- Nyeri atau bengkak pada tendon (jarang, terutama pada lansia)
Interaksi Obat
- Tizanidine: kontraindikasi bersamaan karena meningkatkan kadar tizanidine secara signifikan dan dapat menyebabkan hipotensi berat
- Antasida mengandung magnesium/aluminium hidroksida, suplemen zat besi dan zinc: menurunkan penyerapan ciprofloxacin
- Theophylline, kafein: meningkatkan kadar theophylline dalam darah
- Warfarin: meningkatkan efek antikoagulan
- Susu dan produk kalsium tinggi: menurunkan kadar ciprofloxacin dalam darah
- Klozapin, olanzapin: meningkatkan kadar obat tersebut dalam darah
- NSAID: meningkatkan risiko kejang
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25°C, di tempat sejuk dan kering, terhindar dari cahaya matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- MIMS Indonesia 2024. Ciprofloxacin. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ciprofloxacin
- Drugs.com. Ciprofloxacin. https://www.drugs.com/ciprofloxacin.html
- PIONAS BPOM. Siprofloksasin. https://pionas.pom.go.id/monografi/siprofloksasin
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.