Valsartan

Valsartan

Obat KerasAntihipertensiKardiovaskular

Valsartan Obat Apa?

Valsartan adalah obat antihipertensi golongan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) yang bekerja dengan memblokir reseptor angiotensin II tipe 1 (AT1) sehingga pembuluh darah melebar dan tekanan darah menurun. Obat ini digunakan untuk mengatasi hipertensi, gagal jantung, dan melindungi jantung pascaserangan jantung (infark miokard).

Dosis Valsartan

Dewasa
  • Hipertensi: dosis awal 80 mg atau 160 mg satu kali sehari, dapat ditingkatkan hingga maksimal 320 mg per hari
  • Gagal jantung: dosis awal 40 mg dua kali sehari, ditingkatkan bertahap setiap 2 minggu hingga 160 mg dua kali sehari sesuai toleransi
  • Pascainfark miokard: dosis awal 20 mg dua kali sehari dimulai dalam 12 jam pertama setelah kejadian, ditingkatkan bertahap hingga 160 mg dua kali sehari dalam 3 bulan
Anak-Anak
  • Hipertensi anak usia 6-18 tahun: dosis awal 1,3 mg/kgBB satu kali sehari (maksimal 40 mg/hari), dapat ditingkatkan hingga 2,7 mg/kgBB/hari atau maksimal 160 mg/hari
  • Tidak diindikasikan untuk gagal jantung atau pascainfark pada anak
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis rutin, namun disarankan mulai dengan dosis rendah dan pemantauan ketat
  • Gangguan ginjal ringan-sedang (eGFR 30-60 mL/min): tidak perlu penyesuaian dosis
  • Gangguan ginjal berat (eGFR <30 mL/min): gunakan dengan sangat hati-hati, tidak direkomendasikan
  • Gangguan hati ringan-sedang: dosis tidak boleh melebihi 80 mg per hari
  • Gangguan hati berat atau sirosis biliaris: kontraindikasi

Aturan Pakai

Valsartan diminum satu atau dua kali sehari sesuai anjuran dokter, dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan tablet utuh dengan segelas penuh air dan usahakan diminum pada jam yang sama setiap hari agar kadar obat dalam darah tetap stabil. Jangan menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba meskipun tekanan darah sudah normal, karena dapat memicu lonjakan tekanan darah kembali.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Valsartan?
  • Jangan hentikan valsartan secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter
  • Untuk indikasi gagal jantung dan pascainfark miokard, dosis harus ditingkatkan secara bertahap sesuai toleransi
  • Pantau fungsi ginjal dan kadar elektrolit (kalium dan natrium) secara rutin selama terapi berlangsung

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori D

Berisiko, hindari jika bisa

Ibu Menyusui

Hindari

Tidak disarankan saat menyusui

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Valsartan pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap valsartan atau komponen formulasi lainnya
  • Kehamilan (terutama trimester kedua dan ketiga)
  • Penggunaan bersama Aliskiren pada pasien diabetes melitus atau penyakit ginjal kronis (eGFR <60 mL/min)
  • Gangguan hati berat termasuk sirosis biliaris dan kolestasis

Efek Samping Valsartan

  • Pusing dan rasa melayang terutama saat berdiri tiba-tiba
  • Sakit kepala
  • Hiperkalemia (kadar kalium tinggi dalam darah)
  • Hipotensi (tekanan darah terlalu rendah), terutama pada awal terapi
  • Kelelahan dan lemas
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Mual dan diare
  • Bengkak pada kaki (edema)

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • ACE Inhibitor (Kaptopril, Ramipril): meningkatkan risiko hipotensi berat, hiperkalemia, dan penurunan fungsi ginjal
  • Diuretik hemat kalium (Spironolakton, Amilorid): meningkatkan risiko hiperkalemia berbahaya
  • NSAID (Ibuprofen, Diklofenak): mengurangi efek antihipertensi dan meningkatkan risiko gangguan ginjal
  • Litium: valsartan dapat meningkatkan kadar litium darah hingga level toksik
  • Aliskiren: kombinasi dikontraindikasikan pada pasien diabetes atau penyakit ginjal kronis (eGFR <60 mL/min)
  • Suplemen kalium atau pengganti garam mengandung kalium: meningkatkan risiko hiperkalemia

Detail Produk

Indikasi UmumValsartan diindikasikan untuk pengobatan hipertensi pada dewasa dan anak usia 6-18 tahun, gagal jantung dengan penurunan fungsi sistolik (EF ≤40%), serta perlindungan kardiovaskular pada pasien pascainfark miokard dengan disfungsi ventrikel kiri.
KomposisiValsartan 40 mg / 80 mg / 160 mg / 320 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Tablet
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet salut selaput berbentuk oval atau lonjong, berwarna merah muda hingga oranye-cokelat tergantung kekuatan dosis, dengan permukaan halus dan identifikasi cetak pada salah satu sisi.
KemasanStrip 10 tablet, Dus 3 strip, Botol 30 tablet (generik)
Harga
Rp 3.000 – Rp 35.000
Perlu resep dokter
ManufakturDiovan (Novartis Indonesia), Valsartan Generik (berbagai produsen lokal)
No. Reg. BPOM DKL0514524210A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari kelembapan dan cahaya langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Tekanan darah sangat rendah: pusing berat, pandangan gelap, atau pingsan mendadak
  • Kadar kalium sangat tinggi: kelemahan otot mendadak atau detak jantung tidak teratur
  • Reaksi alergi berat: sesak napas, bengkak pada wajah/bibir/lidah/tenggorokan, atau ruam kulit luas
  • Penurunan drastis jumlah urine atau tidak ada urine sama sekali (tanda gagal ginjal akut)
  • Nyeri dada berat atau detak jantung tidak beraturan
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Valsartan adalah obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), mengobati gagal jantung, dan melindungi jantung setelah serangan jantung.
Ya, valsartan bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Yang terpenting, minum pada waktu yang sama setiap hari agar kadar obat stabil.
Diovan adalah merek dagang valsartan dari Novartis, sedangkan valsartan generik diproduksi berbagai perusahaan. Kandungan zat aktifnya sama, namun harga generik jauh lebih terjangkau.
Valsartan umumnya bermanfaat bagi ginjal pada beberapa kondisi, namun perlu pemantauan rutin fungsi ginjal. Pada gangguan ginjal berat, penggunaannya tidak direkomendasikan.
Untuk hipertensi kronis, valsartan biasanya diminum jangka panjang. Jangan hentikan sendiri meskipun tekanan darah sudah normal karena dapat naik kembali secara tiba-tiba.

Referensi

  1. MIMS Indonesia 2024
  2. PIONAS BPOM - Pusat Informasi Obat Nasional. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
  3. Drugs.com. Valsartan Drug Information. Tersedia di: https://www.drugs.com/valsartan.html
  4. DailyMed. Valsartan Prescribing Information. Tersedia di: https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/
  5. ESC/ESH Guidelines for Arterial Hypertension 2018
  6. ESC Guidelines for Heart Failure 2021
  7. Catatan: Nomor BPOM bersifat indikatif, harap verifikasi di https://cekbpom.pom.go.id

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 21, 2026