Meloxicam
Meloxicam
Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan pada kondisi muskuloskeletal seperti osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.
Mekanisme Kerja
Meloxicam bekerja dengan menghambat secara preferensial enzim siklooksigenase-2 (COX-2) yang berperan dalam sintesis prostaglandin penyebab inflamasi dan nyeri, dengan efek lebih selektif dibanding OAINS nonselektif sehingga risiko efek samping gastrointestinal lebih rendah, namun tetap memiliki sedikit hambatan terhadap COX-1.
Bentuk & Sediaan
Meloxicam Generik (berbagai produsen)
Flamoxi (Sanbe Farma)
Arthrexin (Kalbe Farma)
Dosis & Cara Pakai
Dosis dewasa
- Osteoarthritis dan nyeri muskuloskeletal: 7,5 mg sekali sehari; dapat ditingkatkan menjadi 15 mg sekali sehari jika diperlukan
- Rheumatoid arthritis dan ankylosing spondylitis: 15 mg sekali sehari
- Dosis maksimum: 15 mg per hari
Dosis anak
- Anak di bawah 18 tahun: Tidak direkomendasikan untuk indikasi umum
- pada juvenile rheumatoid arthritis usia 2-17 tahun: 0,125 mg/kg sekali sehari, maksimum 7,5 mg/hari
Dosis khusus (lansia / gangguan organ)
- Lansia: mulai dengan 7,5 mg sekali sehari dan pantau ketat fungsi ginjal
- Gagal ginjal berat (eGFR < 30 mL/min): kontraindikasi
- Gagal hati berat: kontraindikasi
- Dialisis: kontraindikasi
Diminum bersama makanan atau segelas susu untuk mengurangi iritasi lambung. Telan tablet utuh dengan air yang cukup. Hindari menghancurkan atau mengunyah tablet salut.
Jangan melebihi dosis 15 mg per hari. Penggunaan bersama OAINS lain atau aspirin meningkatkan risiko efek samping gastrointestinal. Hentikan segera bila terjadi tanda-tanda gangguan ginjal atau perdarahan saluran cerna.
Efek Samping
Umum — sering terjadi (>10% pasien)
- Mual dan gangguan pencernaan
- Sakit perut
- Diare
- Flatulensi
- Nyeri kepala
- Pusing
Jarang — 1–10% pasien
- Edema perifer
- Peningkatan tekanan darah
- Ruam kulit
- Pruritus
- Stomatitis
Langka namun serius (<1% pasien)
- Perdarahan saluran cerna berat
- Ulkus peptikum
- Gagal ginjal akut
- Reaksi kulit berat (Stevens-Johnson)
- Hepatitis berat
Segera ke IGD jika tinja berwarna hitam atau berdarah
Nyeri dada atau sesak napas tiba-tiba
Bengkak wajah, bibir, atau tenggorokan
Penurunan output urin mendadak
Kulit atau mata menguning
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap meloxicam atau OAINS lain
- Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi setelah aspirin atau OAINS
- Perdarahan saluran cerna aktif atau tukak peptik
- Gagal jantung berat
- Gagal ginjal berat atau hati berat
- Trimester ketiga kehamilan
Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat gangguan kardiovaskular karena dapat meningkatkan risiko kejadian trombotik. Pantau tekanan darah secara berkala. Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter. Tidak direkomendasikan pada pasien dengan dehidrasi berat.
Interaksi Obat
Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.
- Aspirin — meningkatkan risiko perdarahan dan toksisitas gastrointestinal
- Warfarin — meningkatkan efek antikoagulan dan risiko perdarahan
- ACE inhibitor/ARB — menurunkan efek antihipertensi dan risiko nefrotoksisitas
- Lithium — meningkatkan kadar lithium plasma
- Methotrexate — meningkatkan toksisitas methotrexate
- Diuretik — menurunkan efek diuretik dan risiko nefrotoksisitas
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Estimasi Harga
Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.
Informasi Lainnya
Verifikasi di BPOM →
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
PERDOSI Clinical Guidelines
American College of Rheumatology Guidelines 2021