Hufagesic
Paracetamol
Hufagesic adalah obat yang mengandung paracetamol (asetaminofen) yang diproduksi oleh Gratia Husada Farma. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, serta menurunkan demam yang menyertai berbagai kondisi seperti flu dan pasca vaksinasi.
Hufagesic Obat untuk Apa?
Meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri otot
Menurunkan demam (antipiretik) pada berbagai kondisi seperti flu, infeksi, dan pasca imunisasi
Mekanisme Kerja
Paracetamol bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX) terutama di sistem saraf pusat, sehingga mengurangi sintesis prostaglandin yang berperan dalam mediasi nyeri dan pengaturan suhu tubuh di hipotalamus. Paracetamol memiliki efek analgesik dan antipiretik tetapi tidak memiliki efek antiinflamasi yang signifikan pada dosis terapeutik.
Bentuk Sediaan & Produsen
Dosis Hufagesic & Cara Pakai
Dosis dewasa
- Tablet 500 mg: 1-2 tablet setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 8 tablet (4000 mg) per hari
- Sirup: 10-15 ml (250 mg/5 ml) setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 4000 mg per hari
Dosis anak-anak
- Usia 0-1 tahun: 60-120 mg per pemberian, setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 4 kali sehari
- Usia 1-5 tahun: 120-250 mg per pemberian, setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 4 kali sehari
- Usia 6-12 tahun: 250-500 mg per pemberian, setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, maksimal 4 kali sehari
- Dosis berdasarkan berat badan: 10-15 mg/kgBB per pemberian
Dosis khusus (lansia / gangguan organ)
- Gangguan fungsi hati: kurangi dosis dan perpanjang interval pemberian, maksimal 2000 mg per hari
- Gangguan fungsi ginjal (GFR kurang dari 10 ml/menit): perpanjang interval pemberian menjadi setiap 8 jam
- Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus, namun gunakan dosis efektif terendah
Tablet ditelan utuh dengan segelas air putih, dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Sirup dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan dan diukur menggunakan sendok takar atau alat ukur yang disertakan dalam kemasan. Jangan melebihi dosis maksimal harian yang dianjurkan.
Jangan melebihi dosis maksimal 4000 mg per hari pada dewasa. Overdosis paracetamol dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius dan berpotensi fatal. Hindari penggunaan bersamaan dengan produk lain yang mengandung paracetamol untuk mencegah overdosis. Pada pasien dengan gangguan hati, dosis harian maksimal tidak boleh melebihi 2000 mg.
Efek Samping Hufagesic
Umum — sering terjadi (>10% pasien)
- Mual ringan
- Reaksi alergi kulit ringan (ruam, gatal)
Jarang — 1–10% pasien
- Trombositopenia
- Leukopenia
- Agranulositosis
Langka namun serius (<1% pasien)
- Reaksi anafilaksis
- Sindrom Stevens-Johnson
- Nekrolisis epidermal toksik
- Hepatotoksisitas berat (pada overdosis)
Nyeri perut hebat, mual, atau muntah yang tidak membaik setelah penggunaan
Kulit atau mata menguning (ikterus) yang menandakan kerusakan hati
Reaksi alergi berat seperti pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan dan kesulitan bernapas
Urin berwarna gelap atau feses berwarna pucat
Ruam kulit yang meluas dan melepuh
Kontraindikasi Hufagesic
- Hipersensitivitas atau alergi terhadap paracetamol atau komponen lain dalam sediaan
- Gangguan fungsi hati berat atau penyakit hati aktif
- Defisiensi enzim glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD) berat
Hindari konsumsi alkohol selama menggunakan obat ini karena meningkatkan risiko kerusakan hati. Gunakan dengan hati-hati pada pasien malnutrisi, dehidrasi, atau berat badan rendah karena berisiko lebih tinggi terhadap hepatotoksisitas. Periksa komposisi obat lain yang sedang dikonsumsi untuk menghindari duplikasi paracetamol. Pasien dengan penyakit hati kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
Interaksi Hufagesic dengan Obat Lain
Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi bersamaan dengan Hufagesic.
- Warfarin dan antikoagulan oral: paracetamol dosis tinggi dan penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan efek antikoagulan dan risiko perdarahan
- Isoniazid: meningkatkan risiko hepatotoksisitas paracetamol
- Karbamazepin, fenitoin, fenobarbital, rifampisin: meningkatkan metabolisme paracetamol melalui induksi enzim hati sehingga meningkatkan risiko hepatotoksisitas
- Metoklopramid dan domperidon: meningkatkan kecepatan absorpsi paracetamol
- Kolestiramin: mengurangi absorpsi paracetamol jika diberikan bersamaan
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Untuk sediaan sirup, tutup rapat botol setelah digunakan dan jangan digunakan jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
- Simpan Hufagesic dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kisaran Harga Hufagesic di Apotek
Tablet 500 mg per strip (10 tablet) berkisar 2000-5000 rupiah. Sirup 60 ml berkisar 8000-15000 rupiah.
Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.
Informasi Lainnya
Verifikasi di BPOM →
Farmakope Indonesia Edisi VI
Buku Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas, Kementerian Kesehatan RI
Drugs.com - Acetaminophen (Paracetamol) Monograph
MIMS Indonesia - Hufagesic Product Information