HemaFar Methylprednisolone 4 mg

Methylprednisolone

Obat KerasAntiinflamasiImunosupresanKortikosteroid

HemaFar Methylprednisolone 4 mg adalah kortikosteroid oral potensi sedang yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi inflamasi, alergi, dan autoimun.

Perhatian: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Mekanisme Kerja

Methylprednisolone bekerja dengan berikatan pada reseptor glukokortikoid sitoplasma, membentuk kompleks yang ditranslokasi ke nukleus untuk meregulasi transkripsi gen. Efek antiinflamasinya diperantarai melalui penghambatan fosfolipase A2 (via lipokortins), sehingga menekan produksi prostaglandin dan leukotrien. Selain itu, methylprednisolone menekan aktivasi dan proliferasi limfosit T dan B, mengurangi produksi sitokin proinflamasi (IL-1, IL-6, TNF-alfa), dan menurunkan permeabilitas vaskular.

Bentuk & Sediaan

Bentuk sediaan
tablet
Kekuatan dosis tersedia
4 mg,
Kategori kehamilan (FDA)
Kategori C — Hati-hati (efek buruk pada studi hewan)
Produsen & merek dagang
HemaFar Methylprednisolone 4 mg (Hema Pharmaceutical)
Medrol (Pfizer)
Methylprednisolone Generik (berbagai produsen)
Urbason (Sanofi)
Intidrol (Interbat)

Dosis & Cara Pakai

Dosis dewasa

  • Dosis awal antiinflamasi: 4-80 mg per hari dalam dosis terbagi 2-4 kali sehari
  • Dosis pemeliharaan: gunakan dosis efektif terendah
  • Terapi denyut (pulse therapy): 1 g/hari selama 3 hari (di bawah pengawasan spesialis)
  • Tapering bertahap diperlukan setelah penggunaan lebih dari 2 minggu

Dosis anak

  • Anak: 0,5-1,7 mg/kg/hari dalam dosis terbagi tiap 6-8 jam
  • Sesuaikan berdasarkan kondisi klinis dan respons terapi

Dosis khusus (lansia / gangguan organ)

  • Lansia: gunakan dosis efektif terendah, pantau tekanan darah dan gula darah
  • Gagal ginjal: umumnya tidak perlu penyesuaian; pantau efek metabolik
  • Gagal hati berat: metabolisme terganggu, monitor efek samping lebih ketat
Cara pakai

Diminum bersama makanan atau susu untuk mengurangi iritasi lambung. Pada terapi jangka panjang, jangan menghentikan obat secara tiba-tiba; dosis harus dikurangi bertahap (tapering off) di bawah pengawasan dokter.

Durasi pengobatan
Sesuai petunjuk dokter; tapering diperlukan setelah penggunaan lebih dari 2 minggu
Peringatan dosis

Jangan menghentikan terapi secara tiba-tiba setelah penggunaan jangka panjang karena dapat menyebabkan insufisiensi adrenal. Penggunaan jangka panjang memerlukan suplemen kalsium dan vitamin D untuk mencegah osteoporosis.

Efek Samping

Umum — sering terjadi (>10% pasien)

  • Mual
  • Gangguan pencernaan
  • Peningkatan nafsu makan
  • Insomnia
  • Perubahan suasana hati
  • Peningkatan berat badan

Jarang — 1–10% pasien

  • Hiperglikemia
  • Hipertensi
  • Edema
  • Akne steroid
  • Pertumbuhan rambut berlebih (hirsutisme)

Langka namun serius (<1% pasien)

  • Nekrosis avaskular tulang
  • Psikosis steroid
  • Supresi adrenal berat
  • Katarak subkapsular posterior
  • Osteoporosis dengan fraktur patologis
Segera ke dokter atau IGD jika:

Segera ke dokter jika demam mendadak atau infeksi yang sulit sembuh
Nyeri sendi berat yang tiba-tiba (kemungkinan nekrosis avaskular)
Gangguan mental berat seperti euforia ekstrem atau psikosis
Tanda-tanda krisis Addison setelah penghentian mendadak

Kontraindikasi

Jangan digunakan pada kondisi berikut:
  • Infeksi sistemik yang tidak terkontrol (terutama jamur)
  • Hipersensitivitas terhadap methylprednisolone
  • Vaksin virus hidup (jangan diberikan selama terapi imunosupresan)
  • Sindrom Cushing
Perhatian khusus

Pemantauan berkala diperlukan untuk tekanan darah, gula darah, berat badan, dan kepadatan tulang pada penggunaan jangka panjang. Pasien dengan diabetes, hipertensi, atau osteoporosis memerlukan pengelolaan yang lebih ketat. Suplementasi kalsium 1000-1500 mg/hari dan vitamin D dianjurkan selama terapi panjang.

Keamanan saat menyusui
Gunakan dengan hati-hati — konsultasikan dokter
Pengaruh terhadap mengemudi
Sedikit berpengaruh — waspada saat mengemudi

Interaksi Obat

Beritahu dokter atau apoteker tentang semua obat, suplemen, dan herbal yang sedang dikonsumsi.

  • Aspirin/NSAID — meningkatkan risiko tukak dan perdarahan gastrointestinal
  • Insulin/Antidiabetik oral — menurunkan efek hipoglikemik, pantau gula darah
  • Warfarin — dapat mengubah efek antikoagulan, perlu monitor INR
  • Antijamur azol — meningkatkan kadar methylprednisolone
  • Rifampisin — menurunkan kadar methylprednisolone
  • Vaksin hidup — risiko infeksi diseminata

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 15-30 derajat Celsius, dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hindari menyimpan di kamar mandi atau tempat lembap dan panas
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Estimasi Harga

Rp 2.000 – Rp 18.000
Perlu resep dokter

Harga dapat berbeda di setiap apotek dan wilayah. Cek HET di Kemenkes atau BPOM.

Informasi Lainnya

Nomor registrasi BPOM
DKL0309534010A1
Verifikasi di BPOM →
Terakhir diperbarui
Sumber referensi
ISO Indonesia Vol. 51
MIMS Indonesia 2024
PIONAS BPOM
Pedoman Penggunaan Kortikosteroid PAPDI 2022
BNF 2024
BioFar.ID Diperbarui: