Diometa
Dexamethasone
Diometa Obat Apa?
Diometa adalah obat golongan kortikosteroid sintetik yang mengandung dexamethasone, digunakan sebagai agen anti-inflamasi, antialergi, imunosupresan, dan antisyok yang sangat kuat untuk mengatasi berbagai kondisi peradangan, alergi, dan gangguan imunologi.
Dosis Diometa
Dewasa- Dosis awal: 0.5-10 mg per hari dibagi dalam 2-4 kali pemberian sesuai kondisi
- Multiple sklerosis: 160 mg per hari selama 1 minggu, dilanjutkan 64 mg per hari selama 1 bulan
- Edema serebral: 10 mg IV/IM, lalu 4 mg tiap 6 jam
- Setelah kondisi membaik, dosis dikurangi secara bertahap (tapering)
- Dosis anak disesuaikan berdasarkan berat badan: 0.02-0.3 mg/kgBB/hari dibagi dalam 3-4 kali pemberian
- Pematangan paru janin: tidak berlaku untuk anak
- Lansia: gunakan dosis minimal efektif, waspadai risiko osteoporosis, hipertensi, dan diabetes
- Gagal ginjal: tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus, tetapi pantau ketat
- Gagal hati berat: gunakan dengan hati-hati karena metabolisme dexamethasone di hati dapat terganggu
Aturan Pakai
Konsumsi tablet sesudah makan untuk mengurangi iritasi lambung. Bila kondisi mulai membaik, dokter akan mengurangi dosis secara bertahap (tapering off). Jangan menghentikan pengobatan secara tiba-tiba setelah penggunaan jangka panjang karena dapat menyebabkan insufisiensi adrenal.
Peringatan & Perhatian
- Jangan menghentikan terapi secara mendadak setelah penggunaan lebih dari 2 minggu — lakukan tapering off untuk menghindari krisis adrenal. Penggunaan jangka panjang meningkatkan risiko osteoporosis, hiperglikemia, katarak, dan supresi imun. Pantau tekanan darah, kadar gula darah, dan kepadatan tulang secara berkala.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hindari
Tidak disarankan saat menyusui
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap dexamethasone atau kortikosteroid lain
- Infeksi jamur sistemik
- Herpes simplex pada mata
- Tuberkulosis aktif tanpa pengobatan antituberkulosis
- Psikosis atau gangguan psikiatrik berat
- Ulkus peptikum aktif
- Osteoporosis berat
Efek Samping Diometa
- Peningkatan nafsu makan dan berat badan
- Retensi cairan dan natrium
- Gangguan lambung (mual, dispepsia)
- Insomnia
- Perubahan suasana hati (euforia atau iritabilitas)
Interaksi Obat
- Antikoagulan oral (warfarin) — efek antikoagulan dapat berubah, pantau INR
- Antidiabetik — dexamethasone meningkatkan kadar gula darah, perlu penyesuaian dosis
- NSAID — meningkatkan risiko tukak lambung dan perdarahan gastrointestinal
- Diuretik — meningkatkan kehilangan kalium (hipokalemia)
- Vaksin hidup — hindari pemberian vaksin hidup selama imunosupresi
- Rifampisin, fenitoin, fenobarbital — menurunkan kadar dexamethasone melalui induksi enzim CYP3A4
- Ketokonazol, itrakonazol — meningkatkan kadar dexamethasone
Detail Produk
Dexamethasone Generik (berbagai produsen)
Decadrion (Organon)
Soldesam (Fahrenheit)
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celsius, terlindung dari cahaya dan kelembapan.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Demam tinggi disertai tanda-tanda infeksi berat (imunosupresi menutupi gejala)
- Nyeri dada atau sesak napas tiba-tiba
- Nyeri tulang atau sendi berat
- Perubahan penglihatan mendadak
- Gejala psikiatrik berat (psikosis, kebingungan)
Referensi
- ISO Indonesia Vol. 51
- MIMS Indonesia 2024
- PIONAS BPOM
- HonestDocs — Diometa
- Gunawan SG dkk (2016) Farmakologi dan Terapi Edisi 6 FKUI
- WHO Model Formulary 2023
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.