Caviplex
Thiamine HCl (Vitamin B1), Riboflavin (Vitamin B2), Pyridoxine HCl (Vitamin B6), Cyanocobalamin (Vitamin B12), Nicotinamide (Vitamin B3), Calcium Pantothenate (Vitamin B5), Ascorbic Acid (Vitamin C)
Caviplex Obat Apa?
Caviplex adalah suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B12) dan vitamin C, digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian dan mencegah atau mengatasi defisiensi vitamin.
Dosis Caviplex
Dewasa- Dewasa dan remaja di atas 12 tahun: 1 tablet per hari, atau sesuai petunjuk dokter.
- Dosis dapat ditingkatkan menjadi 1-2 tablet per hari pada kondisi defisiensi atau peningkatan kebutuhan vitamin.
- Anak di bawah 12 tahun: Tidak diindikasikan pada anak di bawah 12 tahun. Konsultasikan dengan dokter untuk suplemen yang sesuai usia.
- Lansia: Tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus; gunakan dosis dewasa standar 1 tablet per hari.
- Gagal ginjal: Gunakan dengan hati-hati karena vitamin C dosis tinggi dapat meningkatkan risiko pembentukan batu oksalat; konsultasikan dengan dokter.
- Gagal hati: Tidak ada penyesuaian dosis khusus yang diperlukan, namun disarankan berkonsultasi dengan dokter.
Aturan Pakai
Caviplex diminum 1 tablet sehari, sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung. Tablet ditelan utuh bersama segelas air putih, tidak perlu dikunyah atau dihancurkan. Konsumsi secara teratur setiap hari pada waktu yang sama untuk hasil optimal.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori A
Aman untuk ibu hamil
Ibu Menyusui
Aman
Dapat digunakan saat menyusui
Mengemudi
Tidak Berpengaruh
Aman untuk mengemudi
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap salah satu komponen dalam formula
- Penderita batu ginjal oksalat atau hiperkalsemia yang tidak boleh mengonsumsi vitamin C dosis tinggi
- Hemokromatosis atau kondisi kelebihan zat besi (jika formula mengandung zat besi)
Efek Samping Caviplex
- Mual ringan
- Gangguan pencernaan seperti perut kembung
- Urin berwarna kuning terang (akibat riboflavin, tidak berbahaya)
- Diare pada penggunaan dosis tinggi vitamin C
- Kemerahan atau rasa hangat pada kulit (flushing) akibat nicotinamide
Interaksi Obat
- Antasida mengandung aluminium/magnesium: dapat menurunkan absorpsi vitamin B1.
- Levodopa: Pyridoxine (Vitamin B6) dapat mengurangi efektivitas levodopa jika diberikan tanpa inhibitor dopa dekarboksilase.
- Antikoagulan (Warfarin): Vitamin C dosis tinggi dapat mempengaruhi efek antikoagulan; pantau INR secara berkala.
- Metformin: Penggunaan jangka panjang metformin dapat menurunkan kadar vitamin B12; suplementasi B12 bermanfaat.
- Isoniazid: Dapat menyebabkan defisiensi vitamin B6; suplementasi pyridoxine dianjurkan.
- Kontrasepsi oral: Dapat meningkatkan kebutuhan vitamin B6 dan B12.
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- PIONAS BPOM (pionas.pom.go.id) - Data Obat Caviplex
- MIMS Indonesia - Caviplex Multivitamin Monograph
- ISO Indonesia (Informasi Spesialite Obat) Edisi Terbaru
- BPOM RI - Publik Warning dan Informasi Produk Terdaftar
- Sweetman SC (ed). Martindale: The Complete Drug Reference. Pharmaceutical Press.
- Katzung BG. Basic and Clinical Pharmacology. McGraw-Hill.
- WHO Model Formulary - Vitamins and Minerals Section
Tim Medis
Ditulis oleh
Penulis Konten
Alumnus Farmasi Universitas Hasanuddin
Penulis artikel profesional di bidang kesehatan berbasis jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan referensi klinis terkini.