Caliberi 20 mg 2 Lembar

Empagliflozin 20 mg

Obat KerasAntidiabetikInhibitor SGLT-2

Caliberi Obat Apa?

Caliberi adalah obat antidiabetik oral yang mengandung empagliflozin 20 mg, bekerja dengan cara menghambat kotransporter natrium-glukosa tipe 2 (SGLT-2) di ginjal sehingga menurunkan kadar gula darah melalui ekskresi glukosa lewat urin.

Dosis Caliberi

Dewasa
  • 20 mg sekali sehari, diminum pada pagi hari
  • Dosis dapat disesuaikan oleh dokter berdasarkan respons terapi dan toleransi pasien
  • Dosis maksimum: 25 mg per hari
Anak-Anak
  • Tidak diindikasikan pada anak di bawah 18 tahun.
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia (>65 tahun): Penyesuaian dosis berdasarkan fungsi ginjal, tidak berdasarkan usia semata
  • Gangguan ginjal ringan (eGFR 60-90 mL/min): Tidak perlu penyesuaian dosis
  • Gangguan ginjal sedang (eGFR 45-60 mL/min): Gunakan dengan hati-hati, efektivitas menurun
  • Gangguan ginjal berat (eGFR <45 mL/min) atau gagal ginjal: Tidak dianjurkan penggunaan
  • Gangguan hati ringan hingga sedang: Tidak perlu penyesuaian dosis
  • Gangguan hati berat: Gunakan dengan hati-hati, data terbatas

Aturan Pakai

Caliberi diminum satu kali sehari pada pagi hari, dapat diminum bersama atau tanpa makanan. Telan tablet secara utuh dengan segelas air, jangan dihancurkan atau dibelah. Minum setiap hari pada waktu yang sama untuk menjaga kadar obat tetap stabil dalam tubuh.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Caliberi pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas terhadap empagliflozin atau komponen lain dalam sediaan
  • Gangguan ginjal berat (eGFR <45 mL/min/1,73 m²) atau gagal ginjal terminal
  • Pasien yang sedang menjalani dialisis
  • Diabetes melitus tipe 1
  • Ketoasidosis diabetik

Efek Samping Caliberi

  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi saluran genital (jamur atau bakteri)
  • Buang air kecil lebih sering dan dalam jumlah lebih banyak
  • Haus meningkat
  • Mual
  • Sembelit
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Kadar kolesterol LDL meningkat
  • Kadar hematokrit meningkat

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Diuretik (furosemid, HCT): meningkatkan risiko dehidrasi dan hipotensi
  • Insulin dan sulfonilurea: meningkatkan risiko hipoglikemia
  • Rifampisin: menurunkan kadar empagliflozin dalam darah sehingga mengurangi efektivitas
  • Obat nefrotoksik: meningkatkan risiko gangguan ginjal
  • Lithium: empagliflozin dapat meningkatkan kadar lithium dalam darah

Detail Produk

Indikasi UmumCaliberi diindikasikan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 pada orang dewasa, baik sebagai monoterapi maupun kombinasi dengan antidiabetik lain termasuk insulin, serta untuk mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit kardiovaskular yang sudah terdiagnosis.
KomposisiEmpagliflozin 20 mg
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
Tablet
PemerianTablet salut selaput berwarna oval, berwarna kuning pucat hingga kuning, tidak berbau, permukaan halus dan licin.
KemasanStrip 2 x 7 tablet (1 lembar = 7 tablet), Dus 2 lembar @7 tablet,
Harga
Rp 45.000 – Rp 75.000
Perlu resep dokter
ManufakturDexa Medica
No. Reg. BPOM DKL2226516817A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Referensi

  1. PIONAS BPOM (pionas.bpom.go.id)
  2. MIMS Indonesia 2024
  3. ISO Indonesia Vol. 51
  4. Jurnal: Zinman B, et al. Empagliflozin, Cardiovascular Outcomes, and Mortality in Type 2 Diabetes. NEJM. 2015
  5. Informasi Produk Caliberi - Dexa Medica
Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: April 27, 2026