Nospirinal
Dekstrometorfan HBr, Difenhidramin HCl, Ammonium Klorida, Natrium Sitrat
Nospirinal Obat Apa?
Nospirinal adalah obat batuk kombinasi yang mengandung antitusif, antihistamin, dan ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak maupun batuk kering disertai gejala alergi saluran pernapasan atas.
Dosis Nospirinal
Dewasa- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 2 sendok takar (10 mL) setiap 6-8 jam sekali, maksimal 4 kali sehari.
- Dosis maksimal harian: 40 mL per hari.
- Anak 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 mL) setiap 6-8 jam sekali, maksimal 4 kali sehari.
- Anak 2-6 tahun: 1/2 sendok takar (2,5 mL) setiap 6-8 jam sekali, hanya atas petunjuk dokter.
- Anak di bawah 2 tahun: Tidak diindikasikan tanpa petunjuk dokter.
- Lansia: Gunakan dengan hati-hati karena risiko sedasi lebih tinggi; mulai dengan dosis terendah dan pantau respons.
- Gagal ginjal: Gunakan dengan hati-hati; tidak ada penyesuaian dosis spesifik yang ditetapkan, konsultasikan dengan dokter.
- Gagal hati: Gunakan dengan hati-hati karena metabolisme difenhidramin dapat terganggu; konsultasikan dengan dokter.
Aturan Pakai
Kocok botol sebelum digunakan. Gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan. Minum bersama atau sesudah makan untuk mengurangi kemungkinan gangguan lambung. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Jika batuk tidak membaik setelah 7 hari penggunaan, segera konsultasikan ke dokter.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Berpengaruh
Jangan mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap dekstrometorfan, difenhidramin, atau komponen lain dalam formulasi
- Pasien yang sedang menggunakan atau dalam 14 hari terakhir menggunakan obat golongan MAOI (Monoamine Oxidase Inhibitor)
- Penderita asma akut berat atau serangan asma
- Bayi prematur atau neonatus
- Penderita glaukoma sudut sempit
- Penderita retensi urin berat (hipertrofi prostat)
- Pasien dengan depresi sistem saraf pusat berat
Efek Samping Nospirinal
- Kantuk dan rasa mengantuk berlebihan
- Mulut, hidung, dan tenggorokan kering
- Mual dan gangguan lambung ringan
- Pusing atau vertigo ringan
- Penglihatan kabur
- Kesulitan berkemih (retensi urin ringan)
- Sembelit ringan
Interaksi Obat
- MAO Inhibitor (MAOI): risiko krisis hipertensi, hiperpirexia, dan kejang yang mengancam jiwa; penggunaan bersamaan dikontraindikasikan.
- Alkohol dan depresan SSP (benzodiazepin, opioid, sedatif): peningkatan efek sedasi dan depresi sistem saraf pusat secara sinergistik.
- Antidepresan trisiklik (amitriptilin, imipramin): potensiasi efek antikolinergik seperti retensi urin, konstipasi, dan mulut kering.
- Fluoksetin atau Paroksetin (inhibitor CYP2D6): menghambat metabolisme dekstrometorfan sehingga meningkatkan kadar plasma dan risiko efek samping.
- Antihistamin lain: peningkatan efek sedatif dan antikolinergik kumulatif.
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung; jauhkan dari jangkauan anak-anak; setelah dibuka gunakan dalam 30 hari.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- PIONAS BPOM RI. Informasi Obat Nasional Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. pionas.pom.go.id
- MIMS Indonesia. Nospirinal. Edisi terkini. PT MIMS Indonesia.
- ISO Indonesia. Informasi Spesialite Obat Indonesia. Volume terkini. PT ISFI Penerbitan.
- Sweetman SC (ed). Martindale: The Complete Drug Reference. 38th ed. London: Pharmaceutical Press.
- Komite Nasional Penyusun DOEN. Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) 2023. Kemenkes RI.
- Badan POM RI. Keputusan Kepala BPOM tentang Penandaan Obat Batuk Bebas Terbatas. Jakarta: BPOM RI.