Narfoz

Ondansetron Hydrochloride

Obat KerasAntagonis Reseptor Serotonin 5-HT3Antiemetik

Narfoz Obat Apa?

Narfoz adalah obat antiemetik produksi Pharos Indonesia yang mengandung ondansetron. Obat ini digunakan untuk mencegah dan mengatasi mual serta muntah yang disebabkan oleh kemoterapi, radioterapi, dan operasi (mual pascaoperasi) dengan bekerja sebagai antagonis reseptor serotonin 5-HT3.

Dosis Narfoz

Dewasa
  • Mual muntah akibat kemoterapi (emetogenisitas tinggi): 8 mg secara oral 1-2 jam sebelum kemoterapi, diikuti 8 mg setiap 12 jam selama 1-2 hari setelah kemoterapi.
  • Mual muntah akibat kemoterapi (emetogenisitas rendah-sedang): 8 mg secara oral 1-2 jam sebelum kemoterapi.
  • Mual muntah akibat radioterapi: 8 mg, 1-2 jam sebelum setiap sesi radiasi.
  • Mual muntah pascaoperasi (PONV): 16 mg secara oral 1 jam sebelum anestesi.
Anak-Anak
  • Anak usia 4-11 tahun (kemoterapi): 4 mg, 30 menit sebelum kemoterapi; ulangi pada 4 dan 8 jam setelah dosis awal.
  • Anak usia di atas 12 tahun: dosis dewasa.
  • Anak dengan berat badan lebih dari 30 kg (gastroenteritis): 8 mg (2 sendok takar sirup).
  • Tidak direkomendasikan pada anak di bawah usia 4 tahun untuk indikasi kemoterapi.
Lansia / Gangguan Organ
  • Gangguan fungsi hati berat: dosis maksimum tidak melebihi 8 mg per hari; gunakan dengan pemantauan ketat.
  • Lansia: tidak diperlukan penyesuaian dosis rutin, tetapi pantau fungsi jantung (interval QT).
  • Gangguan fungsi ginjal: tidak diperlukan penyesuaian dosis.

Aturan Pakai

Konsumsi Narfoz sesuai anjuran dokter, sebelum atau sesudah makan. Telan tablet secara utuh dengan segelas air putih; jangan dikunyah atau dihancurkan. Untuk sediaan sirup, gunakan sendok takar yang tersedia, kocok botol terlebih dahulu sebelum diminum. Konsumsi pada waktu yang tepat sesuai jadwal kemoterapi, radioterapi, atau sebelum operasi sesuai petunjuk dokter.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Narfoz?
  • Jangan menggunakan melebihi dosis maksimum yang dianjurkan (untuk dewasa tidak lebih dari 32 mg per hari per oral).
  • Dosis IV tunggal tidak boleh melebihi 16 mg karena risiko perpanjangan QT.
  • Hindari pada trimester pertama kehamilan karena risiko sedikit peningkatan cacat celah mulut.
  • Segera hentikan dan hubungi dokter jika timbul tanda-tanda aritmia seperti jantung berdebar tidak teratur atau pusing mendadak.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori B

Relatif aman, pantau dokter

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Narfoz pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap ondansetron atau antagonis reseptor 5-HT3 lainnya (misalnya granisetron).
  • Penggunaan bersamaan dengan apomorphine (kontraindikasi absolut).
  • Sindrom QT panjang bawaan (congenital long QT syndrome).
  • Gangguan elektrolit berat yang tidak dikoreksi (hipokalemia, hipomagnesemia).

Efek Samping Narfoz

  • Sakit kepala (efek samping paling umum).
  • Konstipasi (sembelit).
  • Sensasi rasa panas atau kemerahan pada wajah dan dada (flushing).
  • Kelelahan dan rasa lemas.
  • Menggigil.
  • Peningkatan sementara enzim hati (transaminase).
  • Diare.
  • Perpanjangan interval QT pada EKG (berpotensi berbahaya pada pasien berisiko).

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Apomorphine: kontraindikasi absolut, kombinasi ini dapat menyebabkan hipotensi berat dan kehilangan kesadaran.
  • Obat yang memperpanjang interval QT (misalnya amiodarone, haloperidol, metadon): meningkatkan risiko aritmia ventrikel yang berbahaya.
  • Tramadol: ondansetron dapat mengurangi efek analgesik tramadol.
  • Fenitoin, karbamazepin, rifampisin: mempercepat metabolisme ondansetron sehingga mengurangi efektivitasnya.
  • Obat serotonergik (SSRI, SNRI, litium, triptans): meningkatkan risiko sindrom serotonin.
  • Obat yang menginduksi atau menghambat enzim CYP3A4 dan CYP1A2 dapat mengubah kadar ondansetron dalam darah.

Detail Produk

Indikasi UmumNarfoz diindikasikan untuk pencegahan dan penatalaksanaan mual serta muntah yang disebabkan oleh kemoterapi sitotoksik dan radioterapi, serta untuk pencegahan dan pengobatan mual dan muntah pascaoperasi (PONV).
KomposisiOndansetron Hydrochloride setara Ondansetron 4 mg per tablet (sediaan 4 mg); Ondansetron Hydrochloride setara Ondansetron 8 mg per tablet (sediaan 8 mg); Ondansetron 4 mg/5 mL (sirup)
Golongan ObatObat Keras
Bentuk Sediaan
TabletSirup / Suspensi
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet salut selaput berbentuk oval atau bulat, berwarna putih hingga putih kekuningan. Sediaan sirup berupa larutan jernih hingga agak keruh dengan rasa dan aroma strawberry.
KemasanBlister isi 6 tablet (4 mg), Blister isi 6 tablet (8 mg), Botol sirup 30 mL
Harga
Rp 15.000 – Rp 85.000
Perlu resep dokter
ManufakturPharos Indonesia
No. Reg. BPOM DKL1021638637A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Jantung berdebar tidak teratur atau detak jantung sangat cepat (tanda aritmia akibat perpanjangan QT).
  • Pingsan atau kehilangan kesadaran mendadak.
  • Reaksi alergi berat: bengkak pada wajah, lidah, atau tenggorokan, sesak napas, ruam parah.
  • Gejala sindrom serotonin: agitasi, kebingungan, detak jantung cepat, demam tinggi, tremor, kekakuan otot.
  • Sembelit berat yang disertai nyeri perut dan kembung (obstruksi usus).
  • Penglihatan mendadak kabur atau kebutaan sementara (efek samping jarang namun serius).
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Narfoz digunakan untuk mencegah dan mengobati mual serta muntah yang disebabkan oleh kemoterapi, radioterapi, dan operasi. Kandungan ondansetron bekerja dengan memblok reseptor serotonin (5-HT3) yang memicu rasa mual.
Ya, Narfoz termasuk obat keras yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.
Narfoz mulai bekerja sekitar 30-60 menit setelah dikonsumsi secara oral. Untuk pencegahan terbaik, biasanya diminum 1-2 jam sebelum kemoterapi atau anestesi.
Narfoz masuk kategori kehamilan B, namun pada trimester pertama sebaiknya dihindari karena ada sedikit peningkatan risiko cacat celah mulut. Gunakan hanya atas rekomendasi dokter.
Perbedaannya pada kekuatan dosis ondansetron. Narfoz 4 mg umumnya digunakan untuk mual ringan-sedang dan untuk anak-anak, sedangkan Narfoz 8 mg digunakan untuk mual berat akibat kemoterapi emetogenik tinggi pada dewasa, sesuai rekomendasi dokter.

Referensi

  1. PIONAS BPOM. Ondansetron. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id/monografi/ondansetron
  2. MIMS Indonesia 2024. Narfoz. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/narfoz
  3. Pharos Indonesia. Narfoz 4 mg/5 mL Syrup. Tersedia di: https://www.pharos.co.id/narfoz-4-mg/5-ml-syrup-30-ml
  4. Drugs.com. Ondansetron: Drug Information, Dosage, Side Effects. Tersedia di: https://www.drugs.com/ondansetron.html
  5. DailyMed. Ondansetron Hydrochloride. Tersedia di: https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/
  6. BPOM RI. Cek BPOM. Nomor izin edar DKL1021638637A1. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id/

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 19, 2026