Neo Napacin

Theophylline, Ephedrine Hydrochloride

Obat Bebas TerbatasBronkodilatorRespirologi

Neo Napacin Obat Apa?

Neo Napacin adalah obat bebas terbatas produksi Konimex yang mengandung theophylline dan ephedrine HCl. Obat ini bekerja sebagai bronkodilator untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronkial dengan melebarkan saluran napas yang menyempit.

Dosis Neo Napacin

Dewasa
  • Dewasa: 1 tablet, diminum 3 kali sehari.
  • Jangan melampaui dosis yang dianjurkan.
  • Bila gejala tidak membaik dalam 1 jam, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat.
Anak-Anak
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet (setengah tablet), diminum 3 kali sehari.
  • Anak di bawah 6 tahun: tidak direkomendasikan.
Lansia / Gangguan Organ
  • Lansia (di atas 55 tahun, terutama pria): gunakan dengan hati-hati dan pemantauan ketat karena risiko toksisitas theophylline lebih tinggi.
  • Gangguan fungsi hati: gunakan dengan hati-hati, dosis mungkin perlu dikurangi.
  • Penyakit paru kronik: hati-hati, pantau respons klinis secara cermat.

Aturan Pakai

Neo Napacin dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Jika mengalami gangguan pencernaan, konsumsi sesudah makan untuk mengurangi iritasi lambung. Telan tablet secara utuh dengan segelas air, atau dapat dibelah sesuai garis yang tersedia untuk dosis anak. Konsumsi pada jam yang sama setiap hari. Jika lupa minum, segera konsumsi jika jeda dengan dosis berikutnya masih lama; jangan menggandakan dosis. Segera hentikan dan hubungi dokter jika terjadi jantung berdebar atau gejala tidak membaik setelah satu jam.

Peringatan & Perhatian

Baca peringatan berikut sebelum menggunakan Neo Napacin?
  • Jangan melampaui dosis yang dianjurkan pada label kemasan.
  • Bila gejala asma tidak membaik dalam 1 jam setelah minum obat, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
  • Hentikan segera jika terjadi jantung berdebar-debar.
  • Jangan menghentikan penggunaan secara tiba-tiba pada penggunaan jangka panjang tanpa konsultasi dokter.
  • Theophylline memiliki indeks terapi sempit; overdosis dapat menyebabkan efek toksik serius.

Informasi Keamanan

Kehamilan

Kategori C

Hati-hati, risiko belum jelas

Ibu Menyusui

Hati-hati

Konsultasikan dengan dokter dahulu

Mengemudi

Sedikit Berpengaruh

Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin

Kontraindikasi

Jangan gunakan Neo Napacin pada kondisi berikut:
  • Hipersensitivitas (alergi) terhadap theophylline, ephedrine, atau komponen lain dalam formulasi.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat dipyridamole atau febuxostat.
  • Aritmia jantung berat.
  • Hipertiroidisme tidak terkontrol.
  • Tidak dianjurkan pada anak di bawah 6 tahun.

Efek Samping Neo Napacin

  • Sakit kepala dan pusing.
  • Mual dan muntah.
  • Gangguan tidur (insomnia).
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Diare.
  • Gugup dan gelisah (nervositas).
  • Iritasi saluran pencernaan.

Interaksi Obat

Informasikan kepada dokter atau apoteker semua obat, suplemen, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
  • Eritromisin, siprofloksasin, dan kontrasepsi oral: meningkatkan kadar theophylline dalam darah sehingga meningkatkan risiko toksisitas.
  • Efedrin (sudah terkandung dalam formula): penggunaan bersama simpatomimetik lain meningkatkan risiko efek samping kardiovaskular.
  • Dipyridamole atau febuxostat: dapat meningkatkan efek theophylline secara signifikan.
  • Diuretik: penggunaan bersamaan dapat meningkatkan risiko hipokalemia (kadar kalium darah rendah).
  • Vaksin influenza: dapat menurunkan clearance theophylline, meningkatkan kadarnya dalam darah.
  • Fenitoin dan rifampisin: mempercepat metabolisme theophylline sehingga mengurangi efektivitasnya.
  • MAO inhibitor: interaksi serius dengan kandungan ephedrine, berisiko menyebabkan krisis hipertensi.

Detail Produk

Indikasi UmumNeo Napacin diindikasikan untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronkial, termasuk mengurangi gejala sesak napas, mengi (wheezing), dan rasa berat di dada yang disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan.
KomposisiTheophylline 130 mg, Ephedrine Hydrochloride 12,5 mg
Golongan ObatObat Bebas Terbatas
Bentuk Sediaan
Tablet
Rute Pemberian
Oral
PemerianTablet bundar datar berwarna coklat muda, salah satu permukaan dengan garis belah (breakline) dan tulisan Neo Napacin melingkar, permukaan lain dengan logo K.
KemasanStrip isi 4 tablet, Dus isi 50 Catch Cover @ 1 strip @ 4 tablet
Harga
Rp 2.500 – Rp 25.000
Bebas tanpa resep
ManufakturKonimex
No. Reg. BPOM DTL2313029410A1
Verifikasi di BPOM ↗

Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C, di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

  • Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
  • Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:

  • Jantung berdebar sangat kencang atau tidak beraturan (aritmia).
  • Sesak napas yang semakin berat meski sudah minum obat.
  • Kejang atau penurunan kesadaran (tanda overdosis theophylline).
  • Muntah hebat yang tidak berhenti.
  • Gejala serangan asma berat yang tidak membaik dalam 1 jam setelah penggunaan obat.
  • Tekanan darah sangat tinggi disertai sakit kepala berdenyut (tanda kelebihan ephedrine).
Dalam keadaan darurat medis, hubungi IGD 119 atau langsung ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Jangan menunda pertolongan.

FAQ

Neo Napacin digunakan untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronkial. Kandungan theophylline dan ephedrine HCl bekerja sebagai bronkodilator yang melebarkan saluran napas yang menyempit sehingga pernapasan menjadi lebih lega.
Ya, Neo Napacin termasuk Obat Bebas Terbatas (tanda lingkaran biru) yang bisa dibeli tanpa resep dokter di apotek, namun penggunaannya harus sesuai aturan pakai pada kemasan.
Untuk dewasa: 1 tablet, 3 kali sehari. Untuk anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet, 3 kali sehari. Anak di bawah 6 tahun tidak dianjurkan.
Jika gejala tidak membaik dalam 1 jam setelah minum Neo Napacin, segera pergi ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis.
Neo Napacin masuk kategori kehamilan C, artinya ada potensi risiko pada janin berdasarkan studi hewan. Ibu hamil sebaiknya tidak menggunakannya kecuali atas rekomendasi dokter yang mempertimbangkan manfaat dan risiko.

Referensi

  1. PIONAS BPOM. Teofilin. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id/monografi/teofilin
  2. MIMS Indonesia 2024. Neo Napacin. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/neo-napacin
  3. Konimex Store. Neo Napacin. Tersedia di: https://www.konimexstore.com
  4. ISO Indonesia Vol. 51.
  5. Drugs.com. Theophylline: Drug Information, Dosage, Side Effects. Tersedia di: https://www.drugs.com/theophylline.html
  6. BPOM RI. Cek BPOM. Nomor izin edar DTL2313029410A1. Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id/

Tim Medis

Ditinjau secara medis Terverifikasi

Foto apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.

Kurator Medis

Apoteker Komunitas

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar

SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025

Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.

Perhatian Penting Informasi pada halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker. Selalu konsultasikan penggunaan obat dengan tenaga medis profesional sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah terapi pengobatan Anda.
Biofar Diperbarui: Mei 19, 2026