Denicam
Piroxicam
Denicam Obat Apa?
Denicam adalah obat keras berbentuk kapsul yang mengandung piroxicam 20 mg. Termasuk golongan Anti Inflamasi Non-Steroid (AINS/NSAID), obat ini digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan pada kondisi seperti artritis reumatoid, osteoartritis, dan serangan asam urat akut (gout).
Dosis Denicam
Dewasa- Osteoartritis dan reumatoid artritis: 20 mg sekali sehari, atau 10 mg dua kali sehari (dosis maksimal 20 mg per hari).
- Ankylosing spondylitis: 20 mg sekali sehari.
- Gout akut (asam urat): 40 mg sekali sehari pada hari pertama, dilanjutkan 40 mg per hari (sekali atau terbagi dua dosis) selama 4-6 hari berikutnya.
- Gangguan muskuloskeletal akut: 40 mg sekali sehari selama 2 hari pertama, kemudian 20 mg sekali sehari.
- Tidak diindikasikan untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun.
- Lansia: Gunakan dosis terkecil yang efektif dengan pemantauan ketat karena lebih rentan terhadap efek samping gastrointestinal dan ginjal.
- Gagal ginjal ringan-sedang: Gunakan dengan hati-hati; pantau fungsi ginjal secara berkala.
- Gagal ginjal berat: Tidak dianjurkan.
- Gangguan hati berat: Tidak dianjurkan.
Aturan Pakai
Telan kapsul Denicam secara utuh setelah makan atau bersama makanan untuk mengurangi iritasi lambung. Gunakan dosis serendah mungkin untuk jangka waktu sesingkat mungkin sesuai anjuran dokter. Jangan menghancurkan atau membuka kapsul. Hindari mengonsumsi alkohol selama menjalani pengobatan.
Peringatan & Perhatian
- Dosis maksimal piroxicam tidak boleh melebihi 20 mg per hari untuk kondisi kronis (kecuali gout akut yang memerlukan dosis awal lebih tinggi).
- Jangan gunakan lebih lama dari yang dianjurkan dokter.
- Jangan gabungkan dengan NSAID lain atau aspirin dosis tinggi karena meningkatkan risiko efek samping.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hindari
Tidak disarankan saat menyusui
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap piroxicam atau NSAID lain termasuk aspirin.
- Riwayat tukak lambung atau perdarahan saluran cerna yang aktif.
- Pasca operasi bypass jantung (CABG).
- Kehamilan trimester ketiga.
- Gagal jantung berat.
- Gagal ginjal berat.
- Gagal hati berat.
- Anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun.
Efek Samping Denicam
- Gangguan saluran cerna: mual, nyeri lambung, diare, sembelit, dan kembung.
- Sakit kepala dan pusing.
- Edema (pembengkakan) terutama pada pergelangan kaki.
- Palpitasi (jantung berdebar).
- Gatal (pruritus) dan ruam kulit.
- Kantuk (somnolen).
- Tukak lambung dan perdarahan saluran cerna pada dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang.
Interaksi Obat
- Warfarin dan antikoagulan lain: meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna secara sinergis.
- Diuretik (furosemide, tiazid): piroxicam dapat mengurangi efek diuretik obat-obatan ini.
- Lithium: piroxicam meningkatkan kadar lithium dalam plasma; waspadai tanda toksisitas lithium.
- Metotreksat: piroxicam meningkatkan toksisitas metotreksat.
- Digoksin: piroxicam dapat meningkatkan kadar digoksin dalam darah.
- Siklosporin: meningkatkan risiko nefrotoksisitas (kerusakan ginjal).
- Obat antihipertensi: piroxicam dapat mengurangi efektivitas obat penurun tekanan darah.
- NSAID lain atau aspirin dosis tinggi: meningkatkan risiko efek samping saluran cerna.
Detail Produk
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami kondisi berikut:
- Muntah darah atau tinja berwarna hitam seperti aspal (tanda perdarahan saluran cerna).
- Nyeri dada, sesak napas mendadak, atau kelemahan pada satu sisi tubuh (tanda kejadian kardiovaskular: serangan jantung atau stroke).
- Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan (tanda reaksi alergi berat/anafilaksis).
- Penurunan atau tidak ada produksi urin secara mendadak (tanda gangguan ginjal berat).
- Kulit atau mata menguning dan nyeri perut kanan atas (tanda gangguan hati serius).
- Ruam kulit yang luas, melepuh, atau pengelupasan kulit.
FAQ
Referensi
- PIONAS BPOM. Piroxicam. Tersedia di: https://pionas.pom.go.id
- MIMS Indonesia. Piroxicam. Tersedia di: https://www.mims.com/indonesia
- Drugs.com. Piroxicam Drug Information. Tersedia di: https://www.drugs.com/piroxicam.html
- BPOM RI. Cek BPOM (NIE DKL9306409601B1). Tersedia di: https://cekbpom.pom.go.id
Tim Medis
Ditinjau secara medis Terverifikasi
Kurator Medis
apt. Wahyuddin Sulaiman, S.Si.
Apoteker Komunitas
Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Puskesmas Rahangiar
SIPA No. 503/014/SIPA/XII/2025
Apoteker komunitas dengan fokus pada farmasi manajemen dan klinik.